Akibat Sering Ngrumpi, Dua Emak-emak Asal Lahat Saling Ancam Dengan Senjata Tajam
LAHAT - Gara-gara selisih paham, dua emak-emak di Desa Kota Raya Lembak, Kecamatan Pajar Bulan, adu mulut hingga adu fisik. Mengakibatkan satu diantaranya terpaksa mengalami luka bocor dibagian kepala.
Kejadian yang sempat membuat heboh masyarakat desa ini diketahui, setelah Elia Narni (54), melapor ke Polsek Pajar Bulan. Setelah mengaku menjadi korban kekerasan yang dilakukan Yani (40), hingga dirinya jatuh dengan posisi kepala membentur jalan.
Dari informasi yang dilansir dari laman DetikSumsel.com Sabtu(1/03), perkelahian antara emak-emak yang berseberangan rumah ini, dimulai ketika Elia sedang ngerumpi dengan mertua Yani. Dengan wajah garang, Yani menuding Elia sedang membicarakan dirinya. Sambil mengatakan, “jangan banyak cerito kau, agek kubacok leher kau”.
Elia pun spontan membalas ucapan Yani, mengatakan ia tidak sedang membicarakan Yani. Mendengar balasan dari Elia, emosi Yani memuncak. Yani sempat masuk ke dalam rumah, dan keluar dengan senjata tajam jenis arit, sambil mendekati Yani.
Merasa ditantang, Elia pun masuk ke dalam rumahnya, mengambil senjata tajam jenis kujur. Keduanya pun saling berhadapan. Tiba-tiba Yani langsung menarik rambut Elia, dan mendorongnya hingga terjatuh di jalan.
“Sempat dilerai warga, bahkan sajam milik korban sempat direbut warga,” terang Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kapolsek Pajar Bulan, AKP Kaifani, Kamis (28/2).
Elia rupanya masih belum menyerah, ia kembali berdiri. Sayangnya Yani kembali dengan mudah mendorong Elia hingga terjatuh. Hingga membuatnya mengalami luka robek di kepala bagian belakang, juga luka lecet dibagian lutut kaki kiri dan kanan. Perkelahian kedua emak-emak ini berakhir, ketika warga berhasil melerai keduanya.
“Motif sementara karena cek-cok biasa. Pelaku merasa korban sedang membicarakan dirinya. Belum tahu ada motif lain atau tidak, kita masih lidik untuk perkembangan selanjutnya,” ujar Kaifani.
Sumber detikSumsel.com
