Edi Warga Kikim Timur Yang Akan Keliling Indonesia, Di Todong Di Way Kanan Lampung
LAHAT - Pesepeda Onthel Edi Ismunir (54) yang berasal dari Desa Purwaraja Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat, yang berkeliling Indoensia saat ini sudah tiba di Way Kanan Lampung, namun tibanya disana dia ditodong Orang tidak Dikenal (OTD).
Dikutip dari laman lahatonline Rabu(27/2), Menurut Sri kerabat Edi, bahwa dia memberikan kabar terbaru atas perjalanan besar tersebut. Namun Sri terperanjat ketika mendengar kawannya tersebut di todong.
“Iya, dia kasih kabar saat ini berada di Way Kanan Lampung, namun saya kaget dengar dia di todong disana. Saya tau pak Edi cuma pake sepeda Onthel, tidak bawa barang berharga, namun ditodong. Tapi Alhamdulillah, dia baik baik saja,” kata Sri
BACA JUGA Bapak Edi Warga Kikim Timur, Akan Lakukan Perjalanan Keliling Indonesia Dengan Sepeda Ontel
Sri menambahkan, bahwa kondisi temannya tersebut juga kehabisan stok perbekalan. Diketahui sejak keberangkatan dari Lahat, Edi tidak membawa perbekalan yang bisa menjamin perjalanannya keliling Indoensia.
“Sebelum pergi, sempet berfoto sama saya. Saya tahu, bahwa perbekalannya, takkan cukup untuk berkeiling Indoensia. Kemarin dia juga kasih kabar, bahwa perbekalannya susah habis,” ujar dia.
Sri berharap, bahwa warga dan semua pihak dapat membantu Edi mewujudkan perjalannya tersebut.
“Kami harap, siapa pun yang bertemu dengan pak Edi, dapat berikan batuan kepada dia. Bantulah semampunya, sebab cita citanya yang besar itu tidak mudah, siapa yang sanggup mengayuh sepeda kelilimh Indonesia, berbulan bulan, bahkan mungkin bertahun tahun. Tapi dia punya tekad kuat, dan keyakinan,” ungkap dia.
Edi akan melakukan perjalanan menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lombok, NTT, NTB, Irian Jaya, Sulawesi, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Banda Aceh. Saat ini telah tiba di Way Kanan Lampung, menggunaka sepeda Onthel. Edi tergabung dalam komunitas Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) dan Komunitas Sepeda Onthel Lahat (SOL). Edi juga membawa surat keterangan dari Polres Lahat untuk dan surat dari komunitas sebagai legalitas perjalanan.
Sumber lahatonline.
