Miris, Warga Kota Negara Ini Harus Menyeberangi Sungai Agar Dapat Memakamkan Jenazah


Miris, Warga Kota Negara Ini Harus Menyeberangi Sungai Agar Dapat Memakamkan Jenazah

LAHAT - Seharusnya pengantaran jenazah ketempat pemakaman berjalan normal seperti biasa, Namun berbeda apa yang di alami oleh warga RT, 03,07 dan ,08, RW 03. Kelurahan Kota Negara, Kabupaten Lahat.

Pasalnya ketiga RT tersebut baru-baru ini kebingungan karena ada warganya yang meninggal dunia. Tetangga yang hendak mengantarkan jenazah ke pemakaman umum harus menyeberangi anak sungai di kalah musim hujan seperti saat ini agar dapat sampai ke TPU.

Seperti dilansir dari laman B4L Rabu(13/2), Zainal (47) toko masyarakat warga RT 03 Kekurahan Kota Negara menutrukan kisahnya. Pada Senin kemarin seorang tetangganya Cikba Binti Abdulah (87) meninggal dunia, karena menuju pemakaman harus menyeberangi anak sungai setinggi pinggang orang dewasa, mereka pun memberitahu Rohim Lurah Kota Negara.

Setelah bermusyawara dengan warga dan para pelayat akhirnya di putuskan untuk meminjam perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daearah (BPBD) Lahat. Untuk menyeberangkan jenazah yang akan di makamkan di TPU.


Miris, Warga Kota Negara Ini Harus Menyeberangi Sungai Agar Dapat Memakamkan Jenazah

“Warga sini kebingungan bagai mana cara menghantarkan jenazah ke makam karena jika musim hujan anak sungai meningkat setinggi pinggang orang dewasa, dan setelah musyawarah akhirnya kami pinjam perahu karet milik BPBD,” Ungkapnya.

Disambung Zainal bahwa ini kali yang kedua warganya harus bersusah payah jika hendak memakamkan warganya meninggal di musim hujan. Ia mengatakan bahwa lahan TPU mereka itu baru di beli dari warga secara sumbangan bersama.

Selama ini mereka memakamkan warganya di pemakaman umum Talang Kapuk, namun karena sudah penuh dan harus membayar akhinya mereka membeli lahan kosong milik warga.

“Lahan TPU itu jika musim panas air kering dan jika musim hujan ya beginila, pihak pemerintah daerah memang telah turun langsung kelokasi beberapa waktu yang lalu, namun hingga saat belum juga terealisasi jembatan gantung yang di janjikan,” Keluh Zainal.

Sementara itu, Rohim Lurah Kota Negara enggan berkomentar saat dimintai keterangan soal kejadian tak lazim warganya yang hendak mengubur jenazah dengan menyeberangi anak sungai.

Sumber B4L

Popular posts from this blog

Akibat Sering Ngrumpi, Dua Emak-emak Asal Lahat Saling Ancam Dengan Senjata Tajam

Dua Pemuda Ini Kepergok Maling Ayam Di Perumnas Tiara Lahat , Satu Pelaku Berhasil Kabur

Masyarakat Desa Arahan dan Desa Gedung Agung, Lakukan Aksi Demo Di Pemkab Lahat